Aku Muak

img_0831

Pukul 3 siang aku mulai bangun. Bangkit dari kasur menuju kamar mandi. Mencuci muka, berkumur-kumur, serta meludah dahak sisa-sisa rokok semalam begadang. Kemudian aku menuju dapur, mengambil gelas di rak, mulai menuangkan air putih dari teko kumal.

Dapurku tidak seindah dapur minimalis seperti di tivi-tivi. Dapurku sederhana. Hanya bermeja kayu yang dialasi karpet murahan yang ada bercak-bercak kecap yang lupa dibersihkan. Bahkan, lalat senang berlalu-lalang di atas tutupan makanan yang sudah Ibuku sediakan sejak pagi. Setiap pagi.

Aku kembali lagi ke kamar. Melipat selimut, menaruhnya di bawah bantal. Kamarku pun tidak bersih. Banyak tumpukan barang-barang tidak berharga di dalamnya. Kabel, buku, baju, serba berantakan semua. Atap kamar dipenuhi jaring laba-laba di tiap sudutnya. Aku malas membersihkan. Seingatku, kamar pernah ku-pel saat lebaran 2 tahun yang lalu.

Aku mulai duduk di atas kasur lagi. Pandanganku menuju ke jendela kamar, menerawang ke luar, mencari harapan. Rokok sudah kubakar lagi, kuhisap dengan segenap luka, kuhembus tiap-tiap nestapanya. “Hahahaha”, aku menertawaiku diriku kembali seperti biasa.

Aku muak dengan diri sendiri.

Hai..

img_0814

Hai.

Apa kabar?

Apakah masih dengan luka yang sama yang tak usang-usang?

Apakah masih dengan gembira yang sesaat lalu berujung setumpuk gundahan?

Atau, apakah masih sama saja dengan yang sudah-sudah?


Hai.

Sudah sampai mana cita-citamu berjalan?

Sudah sampai mana harapanmu tercapai?

Sudah sampai mana tujuanmu yang ujung-ujungnya terbengkalai?


Hai.

Jangan gila.

Jangan kacau.

Jangan mati konyol.



 

Kenapa Harga Rokok (harus) Naik 50 Ribu?

Sebagai anak yang perhari bisa ngabisin rokok 3 bungkus (sama sekali tidak bangga), kenaikan harga rokok merupakan sebuah ancaman. Jangankan naik 50 ribu, kemarin saja yang naik seribu pas lebaran udah merasa tertindas. Apalagi kalo naik setara dengan harga kuota 3 GB/ bulan itu. Pfffft.

Gue nggak ngerti apa alasan harga rokok harus naik (kalo turun, gue pasti akan joget-joget) menurut info-info online yang gue baca judulnya doang itu. Entah untuk mengurangi perokok, entah untuk mengurangi orang sakit karena merokok dan dirokokin, entah untuk mengurangi kaum-kaum galau yang menjadikan senja sebagai dewa dalam menulis luka-luka sembari ditemani kopi pahit di sore yang tidak hore. Ewww.

Jika alasannya untuk mengurangi orang sakit karena merokok, maka sakit tidak hanya datang dari rokok saja. Sakit bisa datang dari mana saja, kapan saja dan di mana saja. Bahkan, dibalas “hehehe” doang setelah ngechat panjang-panjang juga menyakitkan.

rokok

Bener, sih, banyak banget hal negatif yang bakal terjadi pada perokok dan orang yang menghirup asap rokok orang lain. Hal ini tidak bisa kita hindari karena rokok bukan benda asing yang baru nongol, yang bisa dihapus gitu aja dari muka bumi. Butuh waktu banget. Lagipula, jika ingin menghapus rokok dari dunia, ya, silakan gak apa-apa. Sah-sah aja kok. Mungkin dunia bakal lebih kinclong tanpa asap-asap. Cuma, ya, itu lagi. Ada sebagian orang yang kalo nggak ngerokok malah nggak semangat kerja/ nggak fokus sama kerjaannya. Mending fokusin tangkep pengedar narkoba aja deh daripada harus naikin harga rokok. Plisss.

Atau pake cara ini aja deh; ketatin peraturan untuk tidak merokok di tempat-tempat umum. Denda bagi yang melanggar cukup dengan memberi sumbangan untuk pembelian alat-alat sekolah di pedalaman yang masih kekurangan buku-buku. Atau apa kek. Aduh.

Guru-guru honorer yang gajinya kadang dibayar kadang nggak, itu yang perlu diperhatikan sebenarnya. Naikin gaji mereka aja dong. Kan, kasihan. Yah yah yaaaaaaaaah.

Eh, eh, lupakan bahasan rokok di atas. Kalian udah nonton film apa aja yang kece-kece di 2 bulan terakhir ini? Gue cuma baru ngumpulin film-film ini tok:

  • Bastile Day (2016) – belum nonton.
  • Criminal (2016) – baru nonton sebagian.
  • My Beloved Bodyguard (2016) belum nonton.
  • Now You See Me 2 (2016) – belum nonton.
  • Brothers of the Wind (2015) – belum nonton.
  • Last Days in the Desert (2015) –  belum nonton.
  • The Jungle Book (2016) – udah nonton.
  • Warcraft The Beginning (2016) udah nonton.
  • Robinson Crusoe (2016) – belum nonton.
  • The Man Who Knew Infinity (2016) – belum nonton.
  • Amateur Night (2016) –  belum nonton.
  • Neighbors 2 Sorority Rising (2016) – belum nonton.
  • Flaskepost Fra P (2016) – belum nonton.
  • Money Monster (2016) – belum nonton.
  • Me Before You (2016) – belum nonton.
  • High Strung (2016) – belum nonton.
  • Before I Wake (2016) – belum nonton.
  • Tale of Tales (2015) – belum nonton.
  • Fitoor (2016) – udah nonton.

Fokus ke film-film yang udah gue kumpulin aja yah. Gak usah mikirin soal harga rokok naik. Kalo dia naik, ya udah. Ntar kita yang turun. Sesederhana itu.

*note: isi postingan tidak sesuai dengan judul. Yang nulis otaknya terbuat dari bawang.